Aceh Besar — Duka mendalam menyelimuti Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, setelah musibah kebakaran melanda permukiman warga. Namun di balik puing-puing yang masih berasap, hadir secercah harapan yang dibawa langsung oleh TNI dan Pemerintah Daerah.
Pada Senin (18/8/2025), Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar menyerahkan bantuan masa panik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut tak hanya menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah, namun juga simbol kepedulian dan kebersamaan.
Pendampingan dalam penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Babinsa Gampong Lam Ujong dari Koramil 07/Baitussalam Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Sertu Ira Sundara. Ia hadir tak sekadar mengenakan seragam militer, tetapi membawa empati mendalam terhadap warganya yang tengah diuji musibah.
“Musibah kebakaran ini tentu menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak. Namun kita semua harus saling mendukung, saling membantu, dan bergandengan tangan agar para korban tidak merasa sendiri,” ujar Sertu Ira Sundara di sela kegiatan penyerahan bantuan.
Bantuan masa panik yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, tikar, perlengkapan dapur, pakaian, hingga alat memasak seperti kompor gas. Semua ini disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar korban bisa terpenuhi dalam masa tanggap darurat.
Warga yang menerima bantuan tampak haru. Di tengah keterpurukan akibat kehilangan harta benda, mereka merasa tidak sendiri. Kehadiran Babinsa bersama petugas dari Dinas Sosial menjadi peneguh semangat untuk bangkit kembali.
“Kami sangat berterima kasih. Ini bukan hanya soal bantuan barang, tapi juga soal perhatian dan kepedulian dari semua pihak. Terima kasih kepada TNI, Dinas Sosial, dan semua yang hadir,” ujar salah satu warga penerima bantuan dengan mata berkaca-kaca.
Sertu Ira Sundara menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah warga merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab moral. “Babinsa bukan hanya hadir menjaga keamanan, tapi juga harus menjadi bagian dari denyut kehidupan warga binaannya, baik dalam suka maupun duka,” tegasnya.
Semangat gotong royong dan rasa solidaritas yang ditunjukkan dalam momen ini menjadi energi baru bagi warga Lam Ujong. Meski luka pascakebakaran masih nyata, namun kepedulian yang datang dari berbagai pihak menjadi penyembuh yang ampuh.