Babinsa Koramil 24/LS Dukung Kreativitas Warga Lamtamot Melalui Kerajinan Layangan

Aceh Besar – Babinsa Koramil 24/Leupung-Suka (LS) Kodim 0101/KBA, Serda Khairul, memfasilitasi kegiatan warga Gampong Lamtamot dalam pembuatan layangan tradisional, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus menyalurkan kreativitas masyarakat.

Dalam pertemuan yang dikemas melalui Komunikasi Sosial (Komsos), Serda Khairul berdialog dengan para perajin layangan. Ia menekankan bahwa tradisi membuat layangan bukan sekadar hobi, melainkan juga warisan budaya yang perlu dijaga.
“Pembuatan layangan sudah menjadi bagian dari masyarakat sejak lama. Kami ingin generasi muda tetap mengenal dan melestarikan tradisi ini,” ujar Serda Khairul.

BACA JUGA  Babinsa Lambaro Tunong Eratkan Kebersamaan dengan Pemuda Lewat Obrolan Santai di Warung Gampong

Bagi warga Lamtamot, layangan memiliki nilai lebih dari sekadar permainan anak-anak. Proses pembuatannya yang rumit menuntut keterampilan, kreativitas, dan kerja sama. Bahkan, sejumlah pengrajin mengaku semakin bersemangat berkat dukungan Babinsa.
“Dengan ide-ide dan dorongan dari Serda Khairul, kami bisa meningkatkan kualitas layangan. Harapannya, kerajinan ini kelak bisa dipasarkan lebih luas,” ungkap salah seorang perajin.

Selain memotivasi, Babinsa juga membantu memfasilitasi ketersediaan bahan baku dan berbagi teknik pembuatan yang lebih efisien. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga desa.

BACA JUGA  Sambut HUT RI ke-80, Babinsa Koramil 25/Syiah Kuala Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

Kegiatan yang diwarnai suasana akrab ini juga menjadi ajang berbagi cerita dan pengalaman masa kecil seputar permainan layangan. Antusiasme warga menunjukkan bahwa seni tradisional ini masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

“Masyarakat Lamtamot antusias. Layangan bukan hanya budaya, tapi juga sarana menyalurkan kreativitas dan menambah kesejahteraan,” tambah Serda Khairul.

Melalui kegiatan ini, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Gampong Lamtamot pun bertekad terus melestarikan tradisi layangan sembari mengembangkannya menjadi potensi ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *