BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Aceh untuk terus memperkuat budaya disiplin, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi sebagai fondasi dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Sekda saat memberikan arahan kepada para pejabat struktural Setda Aceh pada Selasa (28/7/2026) pagi. Menurutnya, keberhasilan menjalankan roda pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas tim dan sinergi antarseluruh unsur di lingkungan Sekretariat Daerah.
Muhammad Nasir menegaskan bahwa kekompakan antaraparatur menjadi modal utama dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah.
“Lakukan disiplin, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi sehingga menghasilkan tim yang kuat untuk menyukseskan pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh,” ujar Muhammad Nasir.
Ia menilai setiap ASN di lingkungan Setda Aceh memiliki tanggung jawab lebih besar karena berperan sebagai pusat administrasi pemerintahan daerah. Oleh sebab itu, aparatur di Setda dituntut menjadi contoh bagi seluruh ASN di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), baik dalam kedisiplinan, etika kerja, maupun integritas saat menjalankan tugas.
Menurut Nasir, profesionalisme aparatur akan tercermin dari kedisiplinan dalam bekerja, kemampuan membangun komunikasi yang baik, serta kemauan untuk berkolaborasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain menekankan peningkatan kinerja, Sekda juga mengingatkan seluruh ASN Setda Aceh agar konsisten menjalankan Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh, termasuk melaksanakan salat berjamaah serta membiasakan penggunaan Bahasa Aceh setiap hari Kamis.
Kebijakan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus menjaga kelestarian bahasa dan budaya Aceh di lingkungan birokrasi.
Di akhir arahannya, Muhammad Nasir mengajak seluruh jajaran Setda Aceh untuk terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan sinergi lintas biro dan bagian, serta menghadirkan budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
Ia berharap Sekretariat Daerah Aceh dapat menjadi motor penggerak terciptanya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga seluruh program pembangunan Pemerintah Aceh dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.
