UKM BSPD USK Gelar Bakti Sosial Terintegrasi ke-VIII di Desa Blang Awe Kabupaten Pidie Jaya, Fokus pada Pemulihan Pascabencana Berkelanjutan

BANDA ACEH – Unit Kegiatan Mahasiswa Bakti Sosial Pembangunan Desa (UKM BSPD) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi ke-VIII di Gampong Blang Awe, Kabupaten Pidie Jaya, pada 21–25 Oktober 2026.

Kegiatan ini diawali dengan pelepasan mahasiswa oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, sebagai bentuk dukungan terhadap peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “BSPD Mengabdi, Masyarakat Bangkit: Mewujudkan Pemulihan Pascabencana yang Berkelanjutan melalui Penguatan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat.”

Bakti Sosial Terintegrasi ke-VIII merupakan wujud nyata komitmen mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UKM BSPD USK berupaya menghadirkan kontribusi langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung proses pemulihan pascabencana dan memperkuat kapasitas masyarakat di tingkat gampong.

BACA JUGA  Dinas Pendidikan Dayah Aceh Dampingi Penyusunan Qanun Dayah Pidie Jaya, Fokus pada Penguatan Regulasi dan Kualitas Pendidikan

Pelepasan mahasiswa oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Ibu Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. Ini menjadi langkah awal pelaksanaan pengabdian di lapangan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai insan akademis yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bakti Sosial Terintegrasi ke-VIII dirancang melalui sejumlah bidang kegiatan, meliputi pendidikan, keagamaan, kesehatan, lingkungan hidup, sosial kemasyarakatan, pertanian, dan ketahanan pangan.

Berbagai bidang tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemulihan yang tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada penguatan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui bidang pendidikan dan keagamaan, mahasiswa berupaya membangun semangat belajar serta menumbuhkan nilai-nilai positif bagi generasi muda.

Sementara itu, kegiatan sosial kemasyarakatan diarahkan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam membangun lingkungan gampong yang lebih baik.

BACA JUGA  Wagub Aceh Fadhlullah Salurkan Bantuan Sosial Ratusan Miliar bagi Korban Bencana Pidie Jaya

Di bidang kesehatan, lingkungan hidup, pertanian, dan ketahanan pangan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat, kelestarian lingkungan, serta penguatan potensi lokal sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.

Ketua Umum UKM BSPD USK, Muhammad Satar, menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar tentang kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, melainkan tentang bagaimana kehadiran tersebut dapat memberikan manfaat dan meninggalkan dampak positif.

“Bagi kami, pengabdian bukan hanya tentang datang dan melaksanakan kegiatan, tetapi tentang bagaimana mahasiswa dapat belajar bersama masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan menghadirkan kontribusi yang bermanfaat. Kami ingin kehadiran BSPD menjadi bagian dari semangat masyarakat untuk bangkit dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

BACA JUGA  Pj Gubernur Safrizal Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pidie Jaya

Pemilihan Gampong Blang Awe, Kabupaten Pidie Jaya, menjadi bagian dari komitmen UKM BSPD USK untuk berkontribusi dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, kerja sama, serta kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang pengabdian dan pembangunan desa, UKM BSPD USK terus berupaya menjadikan kegiatan bakti sosial sebagai wadah pengembangan kapasitas mahasiswa sekaligus sarana membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.

Melalui Bakti Sosial Terintegrasi ke-VIII, UKM BSPD USK berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan pemberdayaan dapat terus tumbuh. Sebab, pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali apa yang telah terdampak, tetapi juga tentang memperkuat harapan, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan menyiapkan masa depan yang lebih tangguh.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *