Aceh Besar – Dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, pemerintah setempat menggelar kegiatan Mini Lokakarya pada Jumat, 1 Agustus 2025, bertempat di Aula Balai KB Mesjid Raya. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, mulai dari instansi pemerintah, TNI/Polri, hingga para kader keluarga berencana (KB).
Turut hadir mewakili Danramil 05/Mesjid Raya, Kapten Inf Laskari, adalah Babinsa Sertu Enggal yang menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting.
“TNI tidak hanya berperan dalam bidang pertahanan, tetapi juga berkomitmen aktif dalam mendukung program-program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat,” ujar Sertu Enggal dalam keterangannya.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan Stunting
Kepala Balai KB Mesjid Raya, Rian Firmansyah, S.H., membuka langsung mini lokakarya ini dan menghadirkan sejumlah tokoh serta perwakilan instansi, seperti Sekretaris Camat Mesjid Raya Helmy, S.H.I., Aipda Danil dari Polsek Krueng Raya, Pendamping Desa Kecamatan Iskandar, Kepala Puskesmas Elfi Mursyda, SST., M.Si., Ketua Forum Keuchik Hafitrullah, Amd. Kep., serta para kader KB dari seluruh desa di kecamatan tersebut.
Diskusi berjalan interaktif dan produktif. Para peserta menyepakati bahwa penanganan stunting membutuhkan pendekatan kolaboratif antar sektor. Tidak hanya menjadi tugas sektor kesehatan, upaya pencegahan stunting juga menuntut keterlibatan aktif dari pemerintahan desa, tenaga pendamping, aparat keamanan, dan masyarakat luas.
Langkah Strategis dan Harapan Bersama
Para peserta forum memaparkan sejumlah strategi, seperti memperkuat edukasi gizi keluarga, mendata balita stunting secara akurat, dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa. Mereka juga mendorong para kader KB untuk lebih aktif memberikan penyuluhan kepada keluarga, khususnya kepada ibu hamil dan menyusui.
“Dengan sinergi lintas sektor, kita berharap angka stunting di Kecamatan Mesjid Raya dapat terus menurun secara signifikan,” ujar Kepala Puskesmas, Elfi Mursyda.
Kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi rutin antar pemangku kebijakan di tingkat kecamatan, guna memastikan bahwa program penanganan stunting berjalan terintegrasi dan berkelanjutan.
Menuju Generasi Aceh Besar Sehat dan Berkualitas
Mini lokakarya ini menjadi salah satu upaya strategis menuju Zero Stunting di Aceh Besar. Dengan meningkatnya kesadaran dan komitmen dari berbagai pihak, pemerintah Kecamatan Mesjid Raya optimistis dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan unggul di masa depan.