Aceh Besar — Kapolda Aceh memberikan penghargaan kepada personel Polri, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, serta elemen masyarakat yang berkontribusi dalam penanganan bencana di Provinsi Aceh. Penyerahan penghargaan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Rapim Polda Aceh Tahun 2026.
Pemberian penghargaan didasarkan pada Surat Keputusan Kapolda Aceh Nomor 49 Tahun 2026 tanggal 23 Februari 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Personel Polri, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, dan Elemen Masyarakat yang Berjasa dalam Penanganan Bencana.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh dan disaksikan Irwasda, pejabat utama Polda Aceh, serta para Kapolres jajaran. Momentum tersebut menjadi bagian dari penguatan soliditas, sinergi, dan komitmen kemanusiaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Pada kategori inovasi penanganan bencana, penghargaan diberikan kepada Kabid Propam Polda Aceh Kombes Pol Bulang Bayu Samudra, S.I.K., atas capaian kinerja Zona 2 tingkat nasional. Prestasi tersebut meliputi berbagai indikator, di antaranya pembinaan dan evaluasi kerja, bakti sosial, pengawasan etik, pendekatan empati, pengawasan program prioritas, serta peningkatan citra kepolisian.
Penghargaan juga diberikan kepada Kabidkum Polda Aceh Kombes Pol Febry Kurniawan Ma’ruf, S.I.K., S.H., dan Dir Tahti Polda Aceh AKBP Taufik Rahman, S.H., atas penyusunan regulasi mekanisme penanganan tahanan saat terjadi bencana.
Selain itu, sejumlah Kapolres turut menerima penghargaan atas respons cepat dalam penanganan bencana di wilayah masing-masing, yakni Kapolres Gayo Lues, Kapolres Aceh Tengah, dan Kapolres Aceh Tamiang. Apresiasi juga diberikan kepada personel yang berperan dalam pembangunan sumur bor, penanganan banjir dan longsor, serta kegiatan kemanusiaan lainnya.
Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 bersama perwira pendamping juga menerima piagam atas kegiatan Pengabdian Masyarakat di wilayah terdampak bencana, meliputi distribusi bantuan sosial, trauma healing, renovasi rumah dan MCK, revitalisasi fasilitas umum, hingga bantuan sapi meugang.
Kapolda Aceh turut memberikan penghargaan kepada tokoh dan elemen masyarakat yang berperan dalam percepatan pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan hunian tetap bantuan Kapolri di Aceh Tamiang serta pemulihan sarana prasarana Polri.
Komunitas trabas yang tergabung dalam IOF Aceh dan IOX Aceh juga mendapat apresiasi atas partisipasi membuka akses jalan yang terputus akibat longsor serta membantu distribusi logistik ke wilayah terdampak.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam penanggulangan bencana di Provinsi Aceh.
