Rasmanudin Kunjungi Tujuh Negara di Benua Eropa

SIMEULUE – Rasmanudin H Rahamin, merupakan salah seorang tokoh muda inspiratif, dan juga motivator, bercerita pengalaman nya mengunjungi 7 Negara di Benua Eropa.

Rasman, yang juga saat ini menjabat sebagai ketua DPD PKS Simeulue secara khusus mengajak kami untuk ngopi bersama ditaman putri meulu Jumat, (19/07/2024).

Disana ia banyak bercerita bagaimana mana pengalaman serta kesan yang ia rasakan selama berkunjung dibenua eropa itu. Perjalanan dimulai dari Bandara Internasional Sukarno Hatta menuju Hongkong, selama lima jam lamanya.

Tentu ini merupakan perjalanan yang sangat melelahkan namun, Rasman ditemani oleh sang istri, setelah dua jam menunggu transit di Hongkong, mereka melanjutkan perjalanan selama 15 jam menuju Negara Prancis.

Rasmanudin H Rahamin bersama istri berswafoto digerbang Napoloen Bonaparte (Paris). (Foto/Rasman/Opsi pedia.id)

Setelah tiba di Negara Prancis mengawali perjalanan, Rasmanpun dapat merasakan kesan perbedaan struktur bangunan yang sangat tertata rapi, dan masih mempertahankan keaslian serta keindahan.

“Saya sangat terkesan berada disini di Negara Prancis ini, banyak yang bisa kita pelajari bagaimana mempertahankan keaslian serta keindahan bangunan,” kata Rasman

Setelah selesai mengunjungi Negara Prancis Rasman melanjutkan perjalanan ke Negara Belgia, disana Rasman banyak mempelajari bagaimana kemajuan transportasi publik yang sangat modern dan perencanaan kota yang canggih.

“Kita banyak mempelajari bagaimana tranportasi publik yang ada disana yang sudah sangat modern dan canggih” ungkapnya

Kemudian, perjalananpun dilanjutkan ke Negara Belanda, dimana sesampai disana banyak Mesium  yang dikunjungi, banyak inovasi yang dapat dipelajari dan berharap Simeulue juga dapat membangun mesium nantinya, selain banyak mesium di negara tersebut, juga sangat terkenal dalam pemanfaatan air sebagai teknologi.

“Di Negara Belanda ini banyak yang bisa kita pelajari bagaimana terutama pengelolaan air dan pembangunan berkelanjutan,” terangnya

Rasmanudin H Rahamin bersama istri berswafoto dengan latar Belakang Kincir angin.(Foto/Rasman/opsi pedia.id)

Kemudian perjalanan selanjutnya mengunjungi Luxembourg, disana ia juga berfokus pada infrastruktur dan teknologi canggih yang diterapkan di negara kecil namun sangat maju.

“Ada sebuah Negara yang tidak terlalu Besar ukuran nya namun kita harus banyak belajar dari Negara tersebut,” katanya.

Selanjutnya, mengunjungi Negara Jerman, Rasman bersama istri mengunjungi Masjid terbesar dan terindah di Eropa di kota COLN tempat dimana BJ Habibie menimba Ilmu.

“di Negara Jerman seperti kita ketahui merupakan Negara tingkat Pendidikan dan teknologi yang sangat canggih jadi banyak yang harus kita pelajari disana untuk kita kembangkan di Simeulue” ujarnya.

Kemudian, ia mengunjungi Negara Swiss, disana ia juga banyak mempelajari pengelolaan destinasi pariwisata alam yang terkenal di dunia yang sangat bisa diimplementasikan di Kabupaten Simeulue

“Pengembangan destinasi pariwisata di Negara Swiss sangat bisa kita implementasikan di Teluk Sinabang Laut nya yang landai dan tidak berombak sangat lah cocok,” ungkapnya.

Setelah berkunjung di enam Negara, Itali, merupakan Negara terakhir yang ia kunjungi, ia pun bersama istri berkunjung ke stadion kebanggan AC Milan dan Inter Milan San Siro.

“Milan adalah pusat mode dan desain. Ide-ide dari sini dapat membantu mempercantik dan menata kota di Simeulue,” katanya.

Rasmanudin politisi muda itu, bercerita tujuan dan maksud studi tour di 7 Negara diantaranya, Negara Prancis, Belanda, Belgian, Jerman, Swiss, Luxembourg, dan Itali.

Adapun maksud tujuan studi tour ini, merupakan upaya pembelajaran serta implementasi apa yang harus diperbuat untuk Simeulue kedepannya, terutama dalam pengolahan pariwasata sehingga dapat memantik perhatian dari berbagai wilayah baik didalam maupun diluar Negeri.

Lebih lanjut, ia pun bercerita tentang tragedi Smong/Tsunami sangatlah terkenal di Negara Eropa, namun saat ini Simeulue belum memiliki mesium tentang Smong itu sendiri.

“Maka dengan saya studi tour ini, serta pengalaman yang sangat dapat dari berbagai Negara di Eropa, dengan harapan ide-ide dan Gagasan kami  dapat diterapkan di Kabupaten Simeulue,” pungkas Rasmanudin dengan penuh Harapan.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *