Prodi Kimia saintek UIN Ar-Raniry Gelar Pelatihan Virtual Augmented Reality Isomer Senyawa Kimia di SMK SMTI Banda Aceh

Banda Aceh – Program Studi  Kimia dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan sains melalui inovasi teknologi pembelajaran. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Virtual Augmented Reality untuk Materi Isomer Senyawa Kimia yang dilaksanakan di SMK SMTI Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Prodi Kimia Saintek UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan SMK SMTI Banda Aceh dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran kimia melalui pemanfaatan teknologi digital yang inovatif dan interaktif.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber Anjar Purba Asmara, M.Sc., Ph.D., yang memaparkan pemanfaatan teknologi Virtual Augmented Reality (VAR) sebagai media pembelajaran untuk memvisualisasikan konsep isomer senyawa kimia secara tiga dimensi.

BACA JUGA  Polresta Banda Aceh Akan Tertibkan Balap Lari di Jalan Teuku Umar

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Prodi Kimia Muhammad Ridwan Harahap, M.Si., bersama sejumlah dosen dan mahasiswa Prodi Kimia UIN Ar-Raniry yang turut berpartisipasi dalam kegiatan edukatif tersebut.

Dari pihak sekolah, kegiatan ini diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran Rizqa Afdhila, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

Ketua Prodi Saintek Kimia, Muhammad Ridwan Harahap, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerja sama antara Prodi Kimia UIN Ar-Raniry dengan SMK SMTI dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim, sharing pengetahuan, serta kolaborasi lintas bidang ilmu untuk menghasilkan tenaga pendidik yang inovatif dan kreatif,” ujarnya.

BACA JUGA  GEMPA 5,4 SR GUNCANG BANDA ACEH

Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada cara membuat media pembelajaran berbasis Virtual Augmented Reality yang dapat digunakan untuk menampilkan struktur molekul isomer secara visual. Metode ini dinilai mampu membantu siswa memahami perbedaan struktur senyawa kimia yang sering kali sulit dipahami hanya melalui penjelasan teori di kelas.

Selain sesi pemaparan materi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung dalam merancang konten pembelajaran berbasis augmented reality. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif serta berbagai pertanyaan terkait penerapan teknologi tersebut dalam proses belajar mengajar.

BACA JUGA  Satgas Pangan dan Bulog Sidak Pasar di Banda Aceh, Cegah Beras Oplosan dan Permainan Harga

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan keunggulan Prodi Kimia Saintek UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam mengintegrasikan ilmu kimia, teknologi digital, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai inovasi pembelajaran, program studi ini terus berupaya mencetak tenaga pendidik dan ilmuwan yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi di era digital.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus diperkuat dalam mengembangkan metode pembelajaran sains yang lebih menarik, efektif, dan relevan bagi generasi muda.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *