Segera Hadir ! Buku Inspirasi Perjalanan Araf dan Panglima Laot

ACEH BESAR – Buku Araf dan Panglima Laot mengajak pembaca mengikuti perjalanan seorang anak bernama Araf yang tumbuh di sebuah desa pesisir Aceh. Berawal dari rasa ingin tahu yang sederhana, Araf belajar mengenal sosok Panglima Laot, penjaga adat laut yang dihormati masyarakat.

Buku bergambar ini ditulis oleh Muhammad Tahir, Fitra Airiansyah, Fifie Febryanti Sukman, dan Beni Andika. Tayang 50 halaman dengan ilustrator Rolly Afriansyah, layoutnya Muhammad Akmal semakin apik dengan desain grafis oleh Said Masyitariy Yasin.

BACA JUGA  Babinsa Ajun Bersama Aparatur Desa Gotong Royong Bersihkan Kantor

Disini menceritakan, Araf memahami bahwa menjaga laut bukan hanya tentang mencari ikan, tetapi juga tentang menghormati alam, menolong sesama, mematuhi aturan, serta menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur sejak dahulu kala.

Kisah dalam buku ini terinspirasi dari kearifan lokal masyarakat Aceh yang hidup berdampingan dengan laut. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya seperti gotong royong, kepedulian sosial, cinta lingkungan, disiplin, dan rasa Syukur diharapkan dapat menjadi teladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui cerita yang hangat dan dekat dengan dunia anak, pembaca diajak memahami bahwa setiap tindakan baik, sekecil apa pun, dapat membawa manfaat bagi banyak orang.

BACA JUGA  Duet Iswanto-Achmad Kartiko Tanam Jagung Program Ketahanan Pangan di Aceh Besar

Penulis berharap buku ini tidak hanya menjadi bacaan yang menyenangkan, tetapi juga menjadi jendela untuk mengenal salah satu warisan budaya Aceh yang sangat berharga, yaitu adat Panglima Laot. Semoga kisah Araf dapat menginspirasi lahirnya generasi muda yang mencintai budaya, menghargai alam, serta memiliki keberanian untuk melakukan hal yang benar demi kebaikan bersama.

Buku yang akan hadir edisi cetak dan ebook ini merupakan bagian dari Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 kategori penciptaan karya kreatif dan inovatif yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesia Raya dan LPDP.

BACA JUGA  Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Lauching Kampung Bebas Narkoba di Gampong Lam Sabang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *