Muktamar XVI Tapak Suci Resmi Dibuka di Semarang Kapolri Dianugerahi Anggota Kehormatan

SEMARANG – Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dimulai di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (8/8/2026). Ribuan peserta bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah dan sejumlah pejabat negara hadir dalam agenda pembukaan yang mengangkat tema “Berakar Tradisi, Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia”.

Pembukaan muktamar ditandai dengan apel yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB. Agenda tersebut menjadi awal rangkaian musyawarah organisasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang diikuti peserta dari berbagai daerah.

Salah satu perhatian dalam pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci adalah penganugerahan gelar Anggota Kehormatan kepada Kapolri dan Wali Kota Semarang.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Umum PP Tapak Suci, Drs. H. Muhammad Afnan Hadikusumo. Bagi Kapolri, penghargaan itu bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga amanah untuk mempererat hubungan antara Polri dan keluarga besar Tapak Suci.

BACA JUGA  Kapolri Buka Bhayangkara Fun Walk 2024: Bersama Bergerak untuk Persatuan

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi amanah sekaligus pengikat tali persaudaraan antara Polri dan keluarga besar Tapak Suci untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

Dorong Tapak Suci Jadi Mitra Polri

Dalam kesempatan itu, Kapolri turut menyoroti kondisi global yang masih diwarnai gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Di tengah situasi tersebut, ia mengapresiasi ketahanan ekonomi Indonesia yang mampu mencatat pertumbuhan 5,29 persen secara tahunan atau year on year pada Triwulan II 2026.

Kapolri menilai jaringan kader Tapak Suci yang tersebar di berbagai wilayah memiliki potensi besar untuk ikut menjaga stabilitas sosial. Sinergi dengan Polri dinilai dapat diperkuat melalui peran kader di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Kapolri Listyo Sigit Minta Maaf atas Insiden Ojol Dilindas Rantis Brimob di Pejompongan

Tapak Suci juga diharapkan mampu menjalankan fungsi sebagai cooling system ketika muncul persoalan sosial. Peran tersebut mencakup upaya mencegah konflik, menangkal penyebaran hoaks, serta melindungi generasi muda dari berbagai ancaman.

Ancaman yang menjadi perhatian antara lain penyalahgunaan narkoba, judi online, dan kekerasan. Kolaborasi tersebut disebut sejalan dengan upaya Polri memperkuat program Sabuk Kamtibmas.

Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional

Pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci berlangsung melalui sejumlah rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Ikrar Tapak Suci, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Pendekar Kehormatan serta sambutan dari sejumlah tokoh.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir hadir dan membuka Muktamar XVI Tapak Suci secara resmi.

BACA JUGA  Kapolri Dianugerahi Karaeng dari Dewan Adat dan Kerajaan di Sulawesi Selatan

Sejumlah pejabat dan tokoh nasional juga terlihat dalam agenda tersebut. Di antaranya Mendikdasmen RI Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., Penasehat Khusus Presiden RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, serta Wakil Ketua Umum PB IPSI Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan.

Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan penampilan Seni Pencak Budaya Tapak Suci Putera Muhammadiyah dan penyerahan apresiasi.

Muktamar XVI menjadi momentum bagi Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk memperkuat tradisi organisasi sekaligus menatap perkembangan baru. Tema yang diusung menjadi penegasan arah organisasi untuk tetap berakar pada tradisi, namun mampu berkembang menjadi organisasi yang modern, mandiri, dan memiliki jangkauan lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *