MEDAN — Komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam mendorong inovasi lingkungan dan sosial kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan berhasil membukukan peningkatan kinerja sekaligus menghadirkan sejumlah inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Apresiasi tersebut diraih dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang berlangsung di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, pada 10 September 2026.
Dalam ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berhasil memborong 40 penghargaan. Rinciannya terdiri dari 12 penghargaan Platinum, 21 Gold, dan 7 Silver.
Puluhan penghargaan itu diberikan kepada 12 lokasi Pertamina yang berada di wilayah operasional Sumbagut. Program-program yang mendapat apresiasi tersebut tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Riau.
Penghargaan diraih melalui tujuh kategori, yakni efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, efisiensi energi, inovasi sosial, pengelolaan sampah, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penurunan emisi, serta perlindungan keanekaragaman hayati.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan capaian tersebut melalui rilis yang diterima media ini, Selasa (15/9/2026).
Menurut Fahrougi, ENSIA 2026 menjadi wadah apresiasi bagi pelaku usaha yang terus menghasilkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial. Ajang ini juga mendorong dunia usaha untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kinerja dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
![]()
ENSIA juga secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi, webinar, seminar, talk show, hingga podcast yang melibatkan regulator, akademisi, praktisi, dan pelaku industri.
Bagi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, penghargaan tersebut menjadi cerminan dari upaya perusahaan dalam menjaga konsistensi inovasi lingkungan dan sosial. Program TJSL yang dijalankan diarahkan tidak hanya untuk memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja kolektif yang berorientasi pada dampak jangka panjang. Fokus tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar manfaat yang dihasilkan dapat terus dirasakan masyarakat dan lingkungan.
“Penghargaan ini meneguhkan posisi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang konsisten menghasilkan inovasi dan mengembangkan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional,” ungkapnya.
“Melalui semua program yang dijalankan ini, kami berupaya menghadirkan inovasi sosial yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan,” tambah Fahrougi.
Capaian 12 Platinum, 21 Gold, dan 7 Silver di ENSIA 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk terus mengembangkan program TJSL yang inovatif dan berkelanjutan.
Ke depan, berbagai program tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang semakin besar bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
