BANDA ACEH – Sejumlah tenaga kesehatan dan tenaga kependidikan yang bertugas di Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, mengeluhkan sulitnya akses transportasi harian menuju lokasi kerja. Para petugas pelayanan publik ini berharap pemerintah daerah dapat menyediakan armada bus operasional khusus dengan rute pemberangkatan dari kawasan Lambaro.
Jarak tempuh yang cukup jauh dari pusat mobilitas Lambaro menuju Lembah Seulawah menjadi kendala utama yang dihadapi para pegawai setiap hari, apalagi harus mengejar jadwal presensi digital e-office.
Sebagian besar tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas maupun guru dan tenaga kependidikan di sekolah-sekolah kawasan tersebut harus menggunakan kendaraan roda dua pribadi. Kondisi ini dinilai memicu kelelahan fisik, menambah beban biaya harian, serta meningkatkan risiko keselamatan di jalan lintas provinsi.
Keberadaan transportasi terpadu dari titik kumpul Lambaro dinilai menjadi solusi nyata untuk menunjang kelancaran tugas. Kehadiran fasilitas bus operasional ini diharapkan mampu menekan pengeluaran transportasi para pegawai sekaligus menjamin ketepatan waktu kedatangan, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat serta aktivitas belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan efisien.
“Harapan kami ini kiranya dapat menjadi aspirasi untuk ditindak lanjuti oleh Bapak Bupati, demi mendukung ketersediaan layanan publik yang prima di kawasan Lembah Seulawah, khususnya,” ujar salah seorang Nakes di Lembah Seulawah yang tidak mau disebutkan namanya.
