Wakapolda Aceh Buka Latpraops Patuh Seulawah 2026

BANDA ACEH — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman membuka Latihan Praoperasi (Latpraops) Operasi Patuh Seulawah 2026 di Aula Pesat Gatra Ditlantas Polda Aceh, Kamis, 22 Oktober 2026. Operasi Patuh Seulawah 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, sebagai upaya meningkatkan ketertiban, keamanan, dan keselamatan berlalu lintas di Provinsi Aceh.

Dalam amanat Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan yang dibacakan Wakapolda, disampaikan bahwa pelanggaran lalu lintas, kepadatan kendaraan, dan kecelakaan masih menjadi perhatian serius yang membutuhkan penanganan terpadu serta dukungan masyarakat. Oleh karena itu, Polri dituntut hadir secara profesional, responsif, dan humanis dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

BACA JUGA  Rapim Polda Aceh 2026 Ditutup Wakapolda Aceh, Tegaskan Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Soliditas

Operasi ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan di Provinsi Aceh”. Pelaksanaannya tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas.

Brigjen Pol. Latif Usman menegaskan bahwa seluruh personel harus melaksanakan operasi secara terencana, terpadu, dan terukur melalui langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang tegas dan humanis. Penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), tilang konvensional, dan teguran simpatik juga harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Wakapolda Aceh Hadiri Pembukaan AEDF 2026

“Melalui Latpraops ini, personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya, meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta integritas, dan menjadi teladan dalam berlalu lintas. Sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat juga perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Ia turut menekankan pentingnya pengawasan selama operasi agar seluruh kegiatan berjalan optimal dan dapat dipertanggungjawabkan. Keberhasilan Operasi Patuh Seulawah 2026 diharapkan tercermin dari meningkatnya kepatuhan masyarakat, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.

“Satu aturan yang ditaati dapat menyelamatkan satu nyawa. Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam berlalu lintas,” pungkas Brigjen Pol. Latif Usman. []

BACA JUGA  Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *