ACEH BESAR – Kehadiran layanan jemput bola administrasi kependudukan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Besar mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kecamatan Lhoong. Sejak pagi, warga memadati Unit Pelaksana Teknis Daerah Kependudukan dan Pencatatan Sipil (UDKP) Kecamatan Lhoong untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan ke Kota Jantho, Rabu (29/7/2026).
Program tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat. Selain mempermudah akses, layanan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan hingga ke wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
Beragam layanan administrasi kependudukan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga berbagai layanan administrasi kependudukan lainnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Besar, Rahmad Sentosa, S.Sos., M.AP., mengatakan pelayanan jemput bola merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses yang sama terhadap dokumen kependudukan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga mereka tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen kependudukan. Ini adalah bentuk komitmen Disdukcapil Aceh Besar dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan membahagiakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rahmad, pelayanan jemput bola akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai kecamatan sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Aceh Besar. Langkah tersebut juga menjadi strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid.
Tingginya minat masyarakat terlihat sejak layanan dibuka. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus mengeluarkan biaya maupun waktu tambahan untuk datang ke kantor Disdukcapil.
“Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil di Jantho. Kehadiran layanan jemput bola ini dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan,” ujar Faruq, salah seorang petugas layanan Adminduk.
Program jemput bola ini dinilai menjadi solusi efektif dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga di daerah yang memiliki keterbatasan akses menuju pusat layanan administrasi kependudukan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat terus meningkat, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik yang merata, cepat, dan mudah diakses hingga ke seluruh pelosok daerah.
