Pastikan Stok KB Aman, BKKBN Aceh Perkuat Tata Kelola Alokon di Sabang

SABANG – Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh memperkuat tata kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) di Kota Sabang melalui diskusi partisipatif bersama puskesmas, PMB, klinik swasta, PKB/PLKB, dan Dinas Kesehatan dan KB, Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini untuk menjaga ketersediaan stok dan kelancaran pelayanan KB.

Tim Bina KBKR BKKBN Aceh, Roslindawati, menekankan penyimpanan satu pintu di instalasi farmasi. “Alokon diharapkan disimpan secara satu pintu pada instalasi farmasi agar pengelolaan, pencatatan, pemantauan stok, serta pengawasan masa kedaluwarsa dapat dilakukan dengan lebih baik,” ujarnya.

BACA JUGA  Silaturahmi RAPI Sabang dan Aceh Barat, Perkuat Sinergi Komunikasi Antarwilayah

Penguatan juga disampaikan BPKAD Kota Sabang, Darwis, yang menegaskan setiap penerimaan dan pengeluaran Alokon wajib dicatat lengkap dan saldo administrasi harus sesuai fisik di lapangan. Sementara Plt. Kadis Kesehatan dan KB Sabang, Rinaldi Syahputra, berharap penguatan ini membuat pengelolaan lebih tertib, efektif, dan akuntabel.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sabang, Rinaldi Syahputra, berharap kegiatan ini memperkuat koordinasi. “Kami berharap pengelolaan Alokon dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel serta mendukung kelancaran pelayanan KB bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  Tekan Laju Inflasi, Pemerintah Sabang dan Pidie Lakukan Kerja Sama

Pengelola Gudang Alokon BKKBN Aceh, Zulfikar, menambahkan pentingnya optimalisasi SIRIKA untuk pemantauan stok. “Pendistribusian harus sesuai kebutuhan dan kondisi stok di setiap fasilitas, sehingga pelayanan KB tetap berjalan baik,” katanya. []

 

Penulis : Rizqa Andriani M. Lubis,S.I.Kom
Foto : Nurhabibah Prasetya,SKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *