PIDIE – Bertahun-tahun Umar Amin menjalani hari-hari di rumah yang kondisinya jauh dari kata layak. Bangunan yang telah dimakan usia membuat rasa aman dan nyaman di rumah sendiri menjadi sesuatu yang sulit didapat.
Kini, kondisi itu berubah. Rumah Umar Amin di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, telah berdiri lebih kokoh dan layak ditempati setelah direhabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran ke-3 tersebut rampung dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat secara gotong royong pada Sabtu (8/8/2026).
Bagi Umar Amin dan keluarganya, selesainya rumah tersebut bukan sekadar berakhirnya sebuah pekerjaan pembangunan. Rumah yang sebelumnya membuat keluarga hidup dalam keterbatasan kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Perubahan rumah terlihat di sejumlah bagian. Dinding yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini diperbaiki dan diperkuat. Bagian atas rumah dilengkapi plafon, sementara seluruh bangunan mendapat lapisan cat baru yang membuat suasana rumah tampak lebih terang.
Instalasi listrik juga telah dipasang sehingga ruangan di dalam rumah kini mendapat penerangan yang lebih baik.
Perubahan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga Umar Amin, setiap bagian yang diperbaiki memiliki arti besar karena rumah kini bukan hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga ruang yang lebih nyaman untuk menjalani kehidupan bersama keluarga.
Rehabilitasi rumah Umar Amin menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan warga yang membutuhkan.
Pengerjaan rumah tidak dilakukan oleh prajurit TNI seorang diri. Masyarakat Desa Lhok Panah ikut terlibat sejak proses pembangunan hingga rumah tersebut selesai.
Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi tersebut. Prajurit Satgas membawa tenaga dan keterampilan, sementara masyarakat ikut memberikan dukungan melalui kebersamaan dan kerja bersama.
Dari proses itulah pembangunan rumah tidak hanya menghasilkan hunian yang lebih layak, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas dan masyarakat yang telah bekerja keras menyelesaikan rehabilitasi rumah tersebut.
“Kerja keras, dedikasi dan semangat gotong royong yang ditunjukkan merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi seluruh prajurit dan masyarakat yang telah bersama-sama berjuang hingga rumah ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Letkol Inf Abdul Hadi.
Menurutnya, rehabilitasi RTLH merupakan bagian dari komitmen TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.
“Kami berharap rumah ini dapat memberikan kenyamanan, rasa aman dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat. Semoga rumah ini dapat dirawat dengan baik dan menjadi tempat tumbuhnya kehidupan keluarga yang lebih baik,” tambahnya.»
Bagi Umar Amin, perubahan rumah tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan. Rumah yang selama ini ditempati dalam kondisi terbatas kini telah berubah menjadi hunian yang lebih nyaman bagi keluarganya.
Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada TNI, Satgas TMMD dan masyarakat yang telah ikut membantu mewujudkan rumah yang selama ini diharapkannya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi keluarga kami. Sekarang kami bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ungkap Umar Amin.
Gotong royong yang dilakukan Satgas TMMD bersama warga menjadi bagian penting dari perubahan tersebut. Dinding yang diperbaiki, atap yang diperkuat, plafon yang dipasang hingga instalasi listrik yang membuat rumah lebih terang, semuanya menjadi bagian dari proses menghadirkan hunian yang lebih layak.
Bagi keluarga Umar Amin, perubahan itu juga membawa harapan baru. Rumah yang sebelumnya menjadi tempat tinggal dengan berbagai keterbatasan kini dapat digunakan dengan rasa aman dan nyaman.
Melalui rehabilitasi RTLH tersebut, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang bangunan fisik. Di dalamnya ada upaya membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Dari rumah yang sebelumnya reot, kini Umar Amin dan keluarganya memiliki hunian yang lebih kokoh. Dari keterbatasan, tumbuh harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman di Desa Lhok Panah.
