Rumah Reyot Barlian dan Salami Kini Kokoh Berkat TMMD ke-129 Kodim Aceh Selatan

ACEH SELATAN – Senyum dan rasa haru tak bisa disembunyikan Barlian dan Salami saat menyaksikan rumah mereka di Kemum Hilir, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan, kini berubah menjadi hunian yang kokoh dan layak ditempati.

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi reyot itu kini tampil berbeda setelah mendapat sentuhan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan, Selasa (11/8/2026).

Barlian dan Salami tampak memandangi rumah tersebut dalam diam. Perubahan di depan mata seolah membawa mereka kembali mengingat kondisi tempat tinggal yang selama ini jauh dari rasa nyaman.

Haru membuat keduanya sulit mengungkapkan perasaan dengan kata-kata. Rasa syukur justru terpancar dari wajah mereka ketika melihat tempat tinggal yang kini lebih aman untuk ditempati bersama keluarga.

Keduanya pun berulang kali menyampaikan terima kasih kepada Satgas TMMD dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah layak bagi keluarga mereka.

Bagi Barlian dan Salami, bangunan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar rumah baru. Hunian itu menjadi tempat untuk memulai kembali kehidupan keluarga dengan rasa aman dan nyaman sekaligus menumbuhkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

BACA JUGA  Bukan Sekadar Bangun Jalan TMMD ke-129 Bekali Petani Lhok Panah Tingkatkan Hasil Pertanian

Tak Hanya Bangun Rumah

Manfaat TMMD ke-129 bagi keluarga Barlian dan Salami tidak berhenti pada pembangunan rumah. Lingkungan sekitar hunian juga ditata agar dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Satgas TMMD menyiapkan kandang ayam, kolam ikan dan sejumlah polybag untuk ditanami berbagai jenis palawija di halaman rumah.

Sebanyak 30 ekor ayam, sekitar 300 ekor ikan lele serta puluhan polybag berisi tanaman pangan kini menghiasi lingkungan rumah tersebut.

Pemanfaatan lahan di sekitar rumah itu diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri. Halaman yang sebelumnya tidak banyak dimanfaatkan kini memiliki fungsi yang lebih produktif.

Konsep tersebut membuat pembangunan rumah berjalan beriringan dengan pemberdayaan keluarga. Rumah menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sementara pekarangan dapat menghasilkan sumber pangan.

BACA JUGA  Dari Rumah Reot Menjadi Hunian Layak TMMD ke-129 Wujudkan Impian Umar Amin di Lhok Panah

TMMD Dorong Kemandirian Warga

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan menjelaskan, program TMMD merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait.

Kehadiran program tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat nyata sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.

“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi bagaimana kehadiran TNI bersama pemerintah dapat memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, pembangunan rumah juga kita dorong dengan ketahanan pangan agar warga memiliki ruang untuk mengembangkan sumber pangan secara mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan rumah merupakan salah satu bagian dari upaya membantu masyarakat. Manfaat program diharapkan dapat terus dirasakan setelah kegiatan TMMD selesai.

Karena itu, dukungan terhadap ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam pembangunan rumah Barlian dan Salami. Pekarangan tidak hanya menjadi ruang kosong, tetapi diarahkan menjadi lahan produktif yang dapat mendukung kebutuhan keluarga.

BACA JUGA  Satgas TMMD Kodim 0107 Aceh Selatan Perkuat Pencegahan Stunting demi Wujudkan Generasi Sehat

“Harapannya, rumah ini tidak hanya menjadi tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya kehidupan yang lebih baik, mandiri dan sejahtera bagi keluarga penerima,” katanya.

Dari Rumah Reyot Tumbuh Harapan Baru

Perubahan rumah Barlian dan Salami menjadi salah satu gambaran sederhana tentang bagaimana program TMMD menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

Rumah yang sebelumnya reyot kini berdiri lebih kokoh. Halaman yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini dipenuhi ayam, ikan lele dan tanaman pangan.

Perubahan tersebut bukan hanya soal bangunan. Bagi Barlian dan Salami, rumah baru itu membawa rasa aman sekaligus membuka peluang untuk menata kehidupan keluarga dengan lebih baik.

Melalui TMMD ke-129, pembangunan fisik dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat. Rumah dibangun, pekarangan dimanfaatkan dan ketahanan pangan keluarga mulai diperkuat.

Di rumah baru itu, harapan Barlian dan Salami untuk menjalani kehidupan yang lebih layak kini memiliki tempat untuk tumbuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *