Bupati Aceh Besar Bersama Forkopimda Ikuti Seminar Ketahanan Energi Nasional

BANDA ACEH – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menghadiri dan mengikuti Seminar Nasional Ketahanan Energi bertema “Sabang sebagai Gerbang Strategis Pertumbuhan Ekonomi, Kedaulatan Maritim dan Ketahanan Energi Nasional” yang berlangsung di Hermes Hotel, Banda Aceh, Selasa (3/11/2026).

Kehadiran Bupati Muharram Idris dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap penguatan kerja sama dan sinergi antardaerah dalam mendorong pembangunan Aceh, khususnya melalui optimalisasi potensi strategis kawasan Sabang di bidang ekonomi, kemaritiman, dan energi.

BACA JUGA  Untuk Pertama Kali, Aceh Besar Akan Peringati Hari Jadi ke-69

Seminar nasional tersebut dibuka oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, hadir juga Wali Kota Sabang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, serta Forkopimda dari kabupaten/kota.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, pengusaha dan pemangku kepentingan dalam seminar nasional itu mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam membahas posisi strategis Sabang bagi kepentingan Aceh dan nasional.

Kegiatan tersebut menghadirkan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan potensi Sabang sebagai pelabuhan transit dan pengisian bahan bakar kapal internasional (bunkering) yang dapat memperkuat konektivitas logistik kawasan.

BACA JUGA  Serma Mesliadi Hadiri Pelantikan Imuem Mukim Klieng, TNI Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Selain aspek logistik, seminar juga membahas keterkaitan pengembangan Sabang dengan pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan kedaulatan maritim, serta ketahanan energi nasional. Infrastruktur pelabuhan modern, kepastian berusaha, dan layanan yang kompetitif dinilai menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Bagi Aceh, pengembangan Sabang memiliki peluang strategis untuk mendorong masuknya investasi, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Kebersamaan di Tengah Sawah, Babinsa Kuta Cot Glie Bantu Petani Panen Padi

Melalui kehadiran dalam forum nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar turut mengikuti perkembangan gagasan dan arah kebijakan strategis terkait pembangunan kawasan, sekaligus memperkuat wawasan mengenai peluang kolaborasi antardaerah untuk mendukung kemajuan Aceh. (**)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *