Banda Aceh Mempercantik Diri: Pemko Gelar Konsultasi Publik Lahan Pengalihan Jalan Dr. Syarief Thayeb ke Jalan Seulanga

BANDA ACEH — Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mengambil langkah strategis guna mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di kawasan fasilitas kesehatan utama dengan pembebasan lahan pengalihan Jalan Dr. Syarief Thayeb ke Jalan Seulanga. Bertempat di Kantor Camat Kuta Alam, Kamis (01/10/2026).

Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting kota, mulai dari Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga menjabat Ketua Tim Persiapan Pembebasan Lahan,Direktur RSUZA, Kepala Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh, Konsultan Hukum Pemko, hingga Kepala Dinas PUPR dan Dinas Perkim. Turut hadir pula Camat Kuta Alam, Camat Ulee Kareng, para keuchik dari Gampong Beurawe, Lambuk, dan Bandar Baru, serta puluhan warga pemilik tanah dan bangunan yang wilayahnya terdampak proyek.

BACA JUGA  Pemko Banda Aceh Tata Eks Terminal Keudah Menjadi Ruang Terbuka dan Kawasan Bisnis Terpadu

Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Banda Aceh, Bachtiar, menjelaskan bahwa forum tersebut sengaja digelar agar masyarakat mendapatkan kejelasan utuh mengenai rencana pembebasan lahan untuk perluasan serta pengalihan akses jalan di sekitar RSUDZA.

“Informasi ini harus betul-betul diterima oleh masyarakat, sehingga masyarakat tahu persis apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dan untuk apa dilakukan,” ujar Bachtiar.

Ia menambahkan, sebelum konsultasi publik ini dilangsungkan, tim telah melakukan sosialisasi awal sekaligus pemasangan tanda batas pembebasan tanah di lapangan. Hasilnya, respons positif dan dukungan penuh mengalir dari warga setempat. Sebagai bentuk keterbukaan, pemerintah juga telah membuka posko khusus bagi warga yang ingin berdiskusi lebih mendalam.

BACA JUGA  Illiza Pimpin Delegasi Banda Aceh di Munas Apeksi VII Surabaya

“Kita juga menyiapkan ruang konsultasi untuk masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait pembebasan tanah ini di Kantor Dinas PUPR Kota Banda Aceh,” lanjutnya.

Di akhir pertemuan, Bachtiar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang bersikap kooperatif dan kooperatif demi kelancaran pembangunan infrastruktur untuk kepentingan bersama ini.

“Alhamdulillah, masyarakat mendukung program pembebasan tanah ini. Ini patut kami apresiasi dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah memberikan perhatian serta dukungannya,” tutupnya.(Rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *