Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, kembali dipercaya memimpin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh untuk masa bakti 2026–2031. Kepercayaan tersebut menjadi amanah baru bagi Afdhal untuk melanjutkan pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat peran Pramuka dalam membentuk karakter dan kepemimpinan kaum muda.
Afdhal ditetapkan sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Banda Aceh terpilih melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Aula Balee Keurukon, Kompleks Balai Kota Banda Aceh, Selasa (3/11/2026). Dalam forum tersebut, seluruh peserta secara aklamasi menyatakan dukungan terhadap kepemimpinannya.
Kembali terpilihnya Afdhal menunjukkan kepercayaan para peserta Muscab terhadap kepemimpinannya dalam mengembangkan organisasi kepramukaan di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.
Dalam sambutannya, Afdhal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh jajaran Kwartir Ranting serta seluruh peserta Muscab. Ia menegaskan komitmennya untuk meneruskan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka di Banda Aceh.
“Bersama-sama kita telah mengukir banyak prestasi, mulai dari lahirnya puluhan Pramuka Garuda, konsistensi sebagai juara umum Musabaqah Tunas Ramadan, hingga kiprah di tingkat nasional. Capaian ini harus kita tingkatkan dan sempurnakan bersama,” ujar Afdhal.
Menurutnya, berbagai prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran organisasi. Karena itu, kepemimpinan periode mendatang akan diarahkan pada penguatan kolaborasi, peningkatan kualitas pembinaan, serta perluasan kontribusi Pramuka bagi masyarakat.
Usung Visi Pramuka Bertakwa, Berkarakter dan Inovatif
Untuk periode kepemimpinan 2026–2031, Afdhal membawa visi Berkolaborasi Membangun Pramuka Kota Banda Aceh yang Bertaqwa, Berkarakter, Kreatif dan Inovatif.
Visi tersebut menjadi landasan dalam menyusun arah pembinaan organisasi selama lima tahun ke depan. Afdhal ingin Gerakan Pramuka tidak hanya berfokus pada kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan generasi muda yang memiliki keimanan, pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian sosial.
Sejumlah misi utama turut disiapkan, di antaranya memperkuat keimanan dan ketakwaan (IMTAQ) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IMTEK), meningkatkan pembinaan karakter dan kecakapan hidup atau life skill, serta membentuk kader bangsa yang berjiwa Pancasila dan memiliki semangat bela negara.
Selain itu, penguatan kepedulian terhadap persoalan kemasyarakatan dan lingkungan juga menjadi perhatian. Afdhal turut menargetkan penguatan eksistensi organisasi serta perluasan kerja sama lintas organisasi, termasuk membuka peluang kolaborasi hingga tingkat internasional.
Afdhal Ajak Jadikan Pramuka Wadah Persatuan dan Pembinaan Generasi
Afdhal menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pengurus, pembina, dan anggota Pramuka untuk menjadikan Musyawarah Cabang sebagai momentum memperkuat kebersamaan serta menyatukan langkah dalam menjalankan program organisasi.
“Mari kita jadikan Muscab ini momentum persatuan untuk melahirkan tunas-tunas bangsa yang tangguh, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi Syariat Islam di bumi Banda Aceh tercinta,” ujar Afdhal Khalilullah.
Dengan kembali dipercaya memimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh, Afdhal berharap organisasi kepramukaan semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Muscab Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Daerah Aceh, pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh, pengurus Kwarcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), serta seluruh Ketua Kwartir Ranting se-Kota Banda Aceh.
