Banda Aceh – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh, dr Munawar, dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), dr Isra Firmansyah, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Abdul Qahar, membenarkan pengunduran diri dua pejabat penting tersebut. Ia menyebut Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem akan segera menunjuk pengganti sementara.
“Gubernur Aceh (Muzakir Manaf alias Mualem) akan segera menetapkan Pelaksana Harian (Plh) di kedua jabatan tersebut,” kata Abdul Qahar, Senin (25/8/2025).
Alasan Mundur
Menurut Qahar, dr Munawar memilih mundur karena akan berkarier sebagai fungsional dokter ahli madya. Sementara dr Isra Firmansyah mengundurkan diri untuk melanjutkan kariernya sebagai pejabat fungsional dokter pendidik klinis ahli madya di RSUDZA.
Qahar memastikan pengunduran dua pejabat ini tidak akan mengganggu jalannya pelayanan publik.
“Roda kerja di kedua instansi itu akan tetap berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Meski demikian, ia belum menyebutkan siapa pejabat yang akan ditunjuk sebagai Plh di Dinkes Aceh dan RSUDZA.
Rekam Jejak
Dr Munawar menjabat sebagai Kadinkes Aceh sejak Agustus 2023. Sebelumnya, ia merupakan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aceh.
Sementara dr Isra Firmansyah mulai memimpin RSUDZA sejak Maret 2021. Sebelum itu, ia berkarier sebagai Dokter Pendidik Klinis Madya di rumah sakit tersebut.
Dengan mundurnya dua pejabat strategis ini, Gubernur Aceh dipastikan segera menyiapkan Plh agar roda pelayanan kesehatan di Dinas Kesehatan Aceh dan RSUDZA tetap berjalan tanpa hambatan.