Malam Ini Zikir dan Doa Hari Damai Aceh XXI Digelar di Masjid Raya Baiturrahman

BANDA ACEH – Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menjadi pusat pelaksanaan zikir dan doa bersama untuk memperingati Hari Damai Aceh XXI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Damai Aceh XXI yang disiapkan Badan Reintegrasi Aceh (BRA). Untuk pelaksanaan di Masjid Raya Baiturrahman, kegiatan ditangani Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui UPTD Masjid Raya Baiturrahman.

Sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat dijadwalkan hadir. Panitia telah mengundang seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), aparatur sipil negara (ASN), serta berbagai elemen masyarakat untuk mengikuti zikir dan doa bersama.

BACA JUGA  Sekda Aceh Ikuti PKN Tingkat I LAN RI, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Strategis untuk Hadapi Tantangan Pembangunan

Kepala DSI Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., memastikan persiapan di Masjid Raya Baiturrahman telah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, persiapan sudah dilakukan. Insyaallah malam ini kita dapat bersama-sama berzikir dan berdoa. Semoga Allah SWT menjaga Aceh dalam kedamaian dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” kata Misran.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB dengan penyambutan jamaah dan tamu undangan. Agenda kemudian berlanjut dengan Salat Isya berjamaah pada pukul 20.10 WIB.

Setelah Salat Isya, acara memasuki sesi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dan arahan Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf.

BACA JUGA  Dinas Pendidikan Aceh Mantapkan Persiapan Hadapi UTBK SNBT 2025

Tausiah selanjutnya disampaikan Abu Paya Pasi selaku Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman. Ia juga akan memimpin doa dalam rangkaian peringatan tersebut.

Memasuki pukul 21.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Zikir Akbar Hari Damai Aceh. Zikir berlangsung hingga pukul 22.00 WIB dan dipimpin Tgk. Jamaluddin Radyid bersama tim.

Rangkaian kegiatan di Masjid Raya Baiturrahman kemudian ditutup dengan foto bersama dan makan bersama.

Zikir Serentak di Daerah

Peringatan Hari Damai Aceh XXI tidak hanya dipusatkan di Banda Aceh. Pemerintah Aceh juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota menggelar zikir serta doa pada waktu yang sama di masjid agung masing-masing daerah.

BACA JUGA  Mualem Bahas Status Pascabencana Aceh Bersama Forkopimda Sebelum Ambil Keputusan

Pelaksanaan di daerah diharapkan melibatkan unsur pemerintah, instansi vertikal, serta masyarakat. Dengan demikian, peringatan Hari Damai Aceh dapat menjadi momentum bersama di seluruh wilayah Aceh.

Hari Damai Aceh XXI menjadi kesempatan untuk mengenang sekaligus mensyukuri perdamaian yang telah terbangun. Momentum ini juga diarahkan untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga suasana damai di Aceh.

Pemerintah Aceh berharap zikir dan doa bersama tersebut mempererat persaudaraan serta menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keamanan, ketenteraman, keberkahan, dan kemajuan bagi Aceh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *