BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), resmi melantik Muhsin, SPdI, MPdI sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/7/2026).
Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Muhsin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh sekaligus mengukuhkan kepemimpinan definitif pada perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pengembangan pendidikan dayah di Aceh.
Penetapan pejabat definitif ini diharapkan semakin memperkuat keberlanjutan program Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas pendidikan dayah, sekaligus memperkokoh peran dayah sebagai lembaga pendidikan Islam yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Aceh.
Sebelum dilantik sebagai kepala dinas definitif, Muhsin telah memimpin Dinas Pendidikan Dayah Aceh sebagai Pelaksana Tugas. Selama menjalankan amanah tersebut, ia aktif mengoordinasikan berbagai program pembinaan dayah, mempererat komunikasi dengan pimpinan dayah di berbagai daerah, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan berbasis pesantren.
Dengan status kepemimpinan yang kini bersifat definitif, Muhsin diharapkan mampu mengakselerasi berbagai program strategis Pemerintah Aceh dalam pengembangan pendidikan dayah secara berkelanjutan.
Selain memperkuat tata kelola pendidikan dayah, kepemimpinan Muhsin juga diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara Pemerintah Aceh dengan para ulama dan pimpinan dayah, sekaligus mempercepat implementasi program penguatan sumber daya manusia santri, pengembangan kelembagaan dayah, serta penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman.
Muhsin bukan sosok baru di lingkungan Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Sebelum dipercaya memimpin instansi tersebut, ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas pada Januari 2026 sebelum diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh pada akhir Februari 2026.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami berbagai tantangan dan kebutuhan pendidikan dayah di Aceh, sehingga diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.
Pelantikan Muhsin sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memperkuat tata kelola birokrasi melalui pengisian jabatan strategis oleh pejabat definitif.
Dengan kepemimpinan yang telah definitif, kesinambungan kebijakan dan program pengembangan pendidikan dayah diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam di Aceh.
