BANDA ACEH – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai penutupan AMM Championship 2026 yang digelar di Lapangan Fourgee Mini Soccer, Lamprit, Banda Aceh, Senin (27/7/2026) malam. Turnamen yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aneuk Muda Mualem (AMM) itu tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pembinaan olahraga di Aceh.
Sejak babak semifinal hingga partai final berlangsung, antusiasme penonton terlihat begitu tinggi. Ratusan masyarakat memadati arena pertandingan untuk menyaksikan persaingan antarklub sekaligus memberikan dukungan kepada para pemain. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga malam penutupan.
Acara penutupan dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh T. Banta Nuzullah, S.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., Sekretaris Dewan DPRA Khudri, S.Ag., M.A., Sekretaris PSSI Kota Banda Aceh Ir. Khaidir TM, seniman Aceh Rahmat Roy, serta sejumlah perwakilan SKPA di lingkungan Pemerintah Aceh dan tamu undangan lainnya.
Nuansa kebersamaan telah terasa bahkan sebelum laga final dimulai. Panitia lebih dulu menggelar dua pertandingan persahabatan yang mempertemukan Dinas Pendidikan Dayah Aceh melawan Inspektorat Aceh, serta Sekretariat DPRA menghadapi Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh. Pertandingan tersebut berlangsung santai, penuh keakraban, dan menjadi simbol eratnya hubungan antarlembaga melalui olahraga.
Pada partai puncak, Loe Gaya FC sukses tampil sebagai kampiun setelah menuntaskan perjuangan mereka sepanjang turnamen. Tuna FC harus puas menempati posisi kedua, sementara Akhyar GLD FC dan Satu FC berbagi peringkat ketiga bersama.
Ketua Panitia Pelaksana, Robi Annamal, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan AMM Championship 2026 merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh panitia serta dukungan dari pemerintah, sponsor, peserta, perangkat pertandingan, dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga AMM Championship 2026 dapat terlaksana dengan baik. Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama.”
Menurutnya, keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari jalannya kompetisi, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan dan partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam mendukung olahraga di Aceh.
Hal senada disampaikan Ketua DPP Aneuk Muda Mualem (AMM), Novtrianda Alinur, S.E. Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi organisasi yang dipimpinnya untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi kalangan muda.
“AMM Championship 2026 merupakan wujud komitmen DPP AMM dalam menghadirkan ruang positif bagi generasi muda melalui olahraga. Kami bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat serta dukungan penuh dari Pemerintah Aceh, berbagai instansi, sponsor, dan seluruh mitra yang telah bersama-sama menyukseskan turnamen ini.”
Novtrianda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen.
“Atas nama DPP AMM, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Aceh, PSSI, Dispora Aceh, KONI Aceh, Bank Aceh Syariah, PT. Tanduk Perkasa, PT Pembangunan Aceh (PEMA), Bank Syariah Indonesia (BSI), PEMA Global Energi, serta TBM Niskala FK UNAYA sebagai Medical Partner yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan AMM Championship 2026.”
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) di lingkungan Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dinas Sosial Aceh, Dinas Pertanian Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), Dinas Perikanan Aceh, Dinas ESDM Aceh, Dinas Kesehatan Aceh, DPMG Aceh, Dinas Syariat Islam Aceh, Kominsa Aceh, BPBA Aceh, Inspektorat Aceh, Biro Adpim Sekretariat Daerah Aceh, Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh, DPR Aceh dan Sekretariat DPR Aceh, RSUD Zainoel Abidin, RS Jiwa Aceh, serta seluruh instansi lainnya yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh sponsor, klub peserta, perangkat pertandingan, panitia, media, serta masyarakat Aceh yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini.”
Mewakili Pemerintah Aceh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd., secara resmi menutup turnamen. Ia menilai AMM Championship telah menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana membangun karakter generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah Aceh mengapresiasi DPP Aneuk Muda Mualem beserta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan AMM Championship 2026. Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Kami berharap AMM Championship dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda olahraga yang semakin besar di Aceh,” ujarnya sebelum secara resmi menutup AMM Championship 2026.
Malam penutupan ditandai dengan penyerahan trofi, sertifikat, dan hadiah kepada para juara. Penampilan seniman Aceh Rahmat Roy semakin menyemarakkan suasana yang dipenuhi ratusan penonton.
Lebih dari sekadar kompetisi, AMM Championship 2026 meninggalkan pesan bahwa olahraga mampu menjadi ruang kolaborasi yang menyatukan pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan generasi muda. Turnamen ini diharapkan terus berkembang sebagai agenda olahraga tahunan yang melahirkan atlet-atlet potensial sekaligus memperkuat semangat persatuan di Aceh.
