KUTACANE — Sejumlah jembatan di Kabupaten Aceh Tenggara menjadi sasaran pemeriksaan Tim Inspektorat Kodam Iskandar Muda (Itdam IM), Rabu (26/8/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai ketentuan serta memenuhi standar kualitas dan keamanan konstruksi.
Komandan Kodim (Dandim) 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., turut mendampingi Tim Wasrik Itdam IM dalam peninjauan sejumlah jembatan yang berada di wilayah teritorial Kodim 0108/Agara.
Jembatan yang diperiksa meliputi Jembatan Perintis, Jembatan Armco, Jembatan Gantung Perintis, serta sejumlah jembatan beton yang tersebar di beberapa wilayah Aceh Tenggara.
Tim turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi fisik bangunan, perkembangan pekerjaan, kualitas konstruksi, hingga aspek keamanan dan kelayakan masing-masing jembatan.
Peninjauan diawali dari Jembatan Perintis di Desa Kumbang Jaya. Di lokasi tersebut, tim memeriksa kondisi konstruksi secara menyeluruh guna memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke Jembatan Armco di Desa Sembeken. Tim kembali mengecek kondisi konstruksi, keamanan bangunan, serta hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan di lapangan.
Rombongan selanjutnya bergerak menuju Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe. Di lokasi ini, Tim Wasrik Itdam IM memantau perkembangan pembangunan sekaligus memeriksa sejumlah bagian konstruksi yang masih dalam pengerjaan.
Peninjauan berikutnya dilakukan di Jembatan Gantung Desa Makmur Jaya dan Jembatan Desa Kuning Abadi, Kecamatan Ketambe. Rangkaian pemeriksaan kemudian diteruskan ke Jembatan Perintis di Desa Buntul Kendawi.
Untuk mengefektifkan pemeriksaan di sejumlah lokasi, rombongan dibagi menjadi empat tim. Tim pertama didampingi langsung oleh Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., tim kedua didampingi Kasdim 0108/Agara Mayor Inf Ronny Mahendra, tim ketiga didampingi Pasi Teritorial Kodim 0108/Agara Kapten Inf R. Batubara, sedangkan tim keempat didampingi Pasi Intel Kodim 0108/Agara Kapten Inf Sadriadi.
Pembagian tersebut memungkinkan pemeriksaan dilakukan secara bersamaan sehingga setiap lokasi dapat ditinjau secara lebih optimal. Selain mengecek kondisi fisik, tim juga mencermati pelaksanaan pekerjaan serta berbagai aspek yang perlu mendapat perhatian untuk menjaga kualitas dan keamanan jembatan.
Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., mengatakan peninjauan bersama Tim Itdam IM merupakan bagian penting dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan jembatan dapat berjalan dengan baik, sesuai ketentuan, serta memperhatikan kualitas dan keamanan konstruksi. Infrastruktur yang dibangun harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Dandim.
Menurutnya, jembatan memiliki peran strategis bagi masyarakat Aceh Tenggara, terutama dalam membuka dan memperlancar akses antardesa maupun antarwilayah. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas warga, aktivitas perekonomian, akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Tim Wasrik Itdam IM juga melakukan pemeriksaan secara langsung dengan memperhatikan kondisi konstruksi dan aspek keamanan pada masing-masing jembatan. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan maupun pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun.
Pengawasan lapangan sekaligus menjadi bentuk sinergi antara unsur pengawasan, satuan kewilayahan, pemerintah daerah, pihak pelaksana, dan unsur terkait. Temuan maupun kondisi yang dijumpai selama pemeriksaan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk perbaikan dan penyempurnaan pembangunan ke depan.
Bagi masyarakat, keberadaan jembatan yang aman dan layak digunakan memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari. Jembatan mempermudah warga bekerja, mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, mengakses fasilitas kesehatan, serta memenuhi berbagai kebutuhan lainnya.
Pengawasan dan pemeriksaan secara berkala juga penting untuk memastikan jembatan yang dibangun tidak hanya selesai secara fisik, tetapi memiliki kualitas dan ketahanan yang baik sehingga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Irutben Kolonel Inf Sampang Maruli Tua Sihotang, Sekretaris Irdam Letkol Inf Arip Subagia, IrdyaLog Letkol Inf T. Said Hadi Sulaiman, S.Pd., Irdyavermat Letkol Inf Rusmansyah, Kasdim 0108/Agara Mayor Inf Ronny Mahendra, Pasi Ter Kodim 0108/Agara Kapten Inf R. Batubara, Pasi Intel Kodim 0108/Agara Kapten Inf Sadriadi, serta para personel Kodim 0108/Agara.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian peninjauan dan pemeriksaan berjalan tertib, aman, dan lancar. Pengawasan tersebut diharapkan dapat memastikan pembangunan jembatan di Kabupaten Aceh Tenggara terus dikawal dan dievaluasi sehingga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, kokoh, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sinergi antara TNI, unsur pengawasan, pemerintah daerah, pihak pelaksana, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Infrastruktur yang terjaga kualitasnya diharapkan mampu memperkuat konektivitas sekaligus mendorong aktivitas dan kesejahteraan masyarakat di Aceh Tenggara.
