Dispussip Aceh Besar Bekali Peserta Lomba Video Literasi untuk Perkuat Budaya Membaca

ACEH BESAR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Aceh Besar terus mendorong penguatan budaya literasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memberikan pembekalan kepada peserta Lomba Video Konten Literasi agar mampu menghasilkan karya kreatif yang edukatif dan relevan dengan perkembangan media digital.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dispussip Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (4/8/2026), itu diikuti 50 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pegiat literasi di Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Dispussip Aceh Besar, Fazlun SH MT, mengatakan pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi konten video yang menarik, informatif, dan memiliki kualitas visual yang baik tanpa menghilangkan nilai-nilai literasi yang ingin disampaikan.

BACA JUGA  Kadisdik Aceh Tanamkan Semangat Membaca dan Penguatan Karakter di Penutupan MPLS SMAN 2 Banda Aceh

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan menyebarkan informasi. Karena itu, gerakan literasi juga perlu beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana edukasi yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.

“Literasi bukan hanya sekadar membaca buku di dalam ruangan, tetapi bagaimana kita mampu mengolah informasi, menyerap pengetahuan, dan menyampaikannya kembali secara kreatif kepada khalayak. Melalui lomba video konten ini, kami ingin melahirkan kreator-kreator lokal Aceh Besar yang mampu menjadi corong literasi digital,” ujarnya.

BACA JUGA  Kadisdik Aceh Tanamkan Semangat Membaca dan Penguatan Karakter di Penutupan MPLS SMAN 2 Banda Aceh

Untuk memperkuat kemampuan peserta, panitia menghadirkan narasumber profesional di bidang multimedia dan produksi konten digital. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga strategi menyampaikan pesan literasi secara efektif kepada masyarakat.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik penulisan naskah (scriptwriting) untuk konten edukatif yang ringkas dan mudah dipahami. Selain itu, mereka juga mempelajari dasar-dasar pengambilan gambar dan pencahayaan menggunakan telepon seluler maupun kamera profesional.

Materi lain yang diberikan meliputi teknik penyuntingan video (video editing) agar menghasilkan tayangan yang menarik, dinamis, dan sesuai dengan karakteristik platform media sosial. Narasumber juga membagikan strategi mengemas pesan literasi sehingga mudah dipahami oleh berbagai kelompok usia.

BACA JUGA  Kadisdik Aceh Tanamkan Semangat Membaca dan Penguatan Karakter di Penutupan MPLS SMAN 2 Banda Aceh

Suasana pembekalan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dengan aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses produksi video, mulai dari teknik pengambilan gambar hingga penyuntingan konten yang efektif.

Melalui kegiatan ini, Dispussip Aceh Besar berharap karya-karya yang dihasilkan peserta tidak hanya unggul dari sisi kreativitas dan estetika visual, tetapi juga mampu menjadi media edukasi yang mendorong peningkatan budaya membaca serta memperkuat literasi digital di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *