HT Ibrahim Apresiasi Kinerja BNN Aceh Berantas Narkotika Meski Anggaran Terbatas

BANDA ACEH – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H. T. Ibrahim, S.T., M.M., mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika di Aceh. Ia menilai, komitmen dan kerja keras aparat perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

HT Ibrahim menyampaikan hal itu dengan menyoroti kesungguhan jajaran BNN dalam menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.

Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika di Aceh membutuhkan komitmen kuat, koordinasi lintas lembaga, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat.

Ia menilai, di bawah kepemimpinan Kepala BNNP Aceh saat ini, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tugas.

“Pak Dedy Tabrani sangat serius menjalankan tugas terutama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” kata HT Ibrahim dalam temu pers di Banda Aceh, Rabu (28/10/2026).

BACA JUGA  HT Ibrahim Apresiasi Tiga Prestasi Kejati Aceh di Tingkat Nasional

Kepala BNNP Aceh disebut tidak pernah surut dan pantang menyerah meski anggaran yang tersedia sangat terbatas.

“Namun upaya pemberantasan narkotika tetap beliau jalankan dengan serius,” tutur HT Ibrahim yang akrab disapa Ampon Bram.

Ia mengungkapkan, anggaran BNN yang hanya sekitar Rp18 miliar per tahun harus digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional, termasuk membiayai pegawai dan pelaksanaan program pemberantasan narkotika.

Dengan keterbatasan tersebut, HT Ibrahim berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan anggaran dan penguatan kelembagaan BNN, sehingga upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika di Aceh dapat berjalan lebih optimal.

Pada kesempatan itu, Ampon Bram juga menyinggung keberhasilan pengungkapan pabrik narkotika di Kabupaten Pidie.

BACA JUGA  Anggota DPR RI HT Ibrahim Berkunjung dan Minta PT SBA Atasi Kelangkaan Semen di Aceh

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya sinergitas antara aparat penegak hukum dan lembaga terkait dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Aceh.

Ia menyebutkan, koordinasi berbagai pihak, termasuk kepolisian dan BNN, menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan operasi pemberantasan narkotika.

Karena itu, Ampon Bram mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kerja aparat dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran gelap narkotika.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan berimbang oleh insan pers, terutama dalam pemberitaan mengenai penindakan kasus narkotika.

Menurutnya, pemberitaan perlu memperhatikan ketepatan data, sumber informasi, serta perkembangan resmi yang telah disampaikan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

“Media memiliki peran strategis dalam mendukung pemberantasan narkoba melalui pemberitaan yang bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika,” ujarnya.

BACA JUGA  Serahkan Pandangan Fraksi Demokrat, HT Ibrahim Dorong RUU Pemerintah Aceh Segera Disahkan

Ampon Bram menegaskan, pemberantasan narkotika tidak dapat dibebankan hanya kepada BNN dan kepolisian.

“Dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, insan pers, serta keluarga sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika,” katanya.

Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus diperkuat, baik dalam penindakan terhadap jaringan peredaran gelap maupun dalam upaya pencegahan dan perlindungan generasi muda.

“Apapun informasi yang diketahui masyarakat terkait peredaran narkotika, hendaknya disampaikan melalui jalur yang tepat agar dapat ditindaklanjuti oleh aparat berwenang,” demikian HT Ibrahim.

Ia menegaskan, komitmen bersama menjadi kunci untuk melindungi masyarakat Aceh dari ancaman narkotika dan mewujudkan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *