TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Resmi Ditutup

PIDIE — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie Tahun Anggaran 2026 resmi berakhir. Penutupan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tersebut ditandai dengan upacara di Lapangan Bola Kaki Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (13/8/2026).

Upacara penutupan dipimpin Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian TMMD yang telah berlangsung selama 30 hari.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, pelaksanaan TMMD ke-129 menjadi wadah kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat. Program tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan sekaligus mendorong penguatan ketahanan sosial serta ekonomi masyarakat desa.

Salah satu agenda penting dalam upacara penutupan adalah penandatanganan naskah serah terima hasil pelaksanaan TMMD ke-129. Naskah tersebut ditandatangani Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H.

Penandatanganan disaksikan Brigjen TNI Ali Imran selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) TMMD ke-129 di wilayah Korem 011/Lilawangsa Kodam Iskandar Muda.

Upacara turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Kabupaten Pidie. Hadir pula Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Waaster Letkol Kav Mahyar, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., Waster Kasdam Iskandar Muda Letkol Kav Mahyar, Pasi Wanwil Siter Rem 011/LW Mayor Inf Muhammad Indra S., unsur Forkopimcam Kecamatan Sakti, para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie serta tokoh masyarakat.

Kehadiran Ketua Persit KCK Koorcab 011/LW Ny. Dini Ali Imran, Ketua Persit KCK Cabang XIX Dim 0102 Pidie Ny. Ratih Abdul Hadi, Ketua DWP Kabupaten Pidie Ny. Hj. Rohana Sarjani dan masyarakat Desa Lhok Panah turut melengkapi rangkaian penutupan tersebut.

BACA JUGA  Rumah Salami Berdiri Kokoh Satgas TMMD ke-129 Kebutan Finishing

Pasukan upacara terdiri atas personel Kodim 0102/Pidie, TNI AL, Yonif TP 857/GG, Polres Pidie, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Satpol PP, PPL Pertanian, Linmas dan masyarakat.

TMMD Dorong Kemandirian Masyarakat Desa

Dalam amanat Pangdam Iskandar Muda yang dibacakan Brigjen TNI Ali Imran, ditegaskan bahwa TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral.

Pelaksanaannya melibatkan kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, lembaga nonpemerintah, Polri dan berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

TMMD juga tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Program ini menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pada hakikatnya, kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih mendasar, yaitu menumbuhkan cinta tanah air, semangat bela negara serta memperkuat wawasan kebangsaan guna meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat,” demikian amanat Pangdam Iskandar Muda.

Kegiatan nonfisik selama TMMD menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat. Sementara itu, sasaran fisik diarahkan untuk menjawab kebutuhan warga sekaligus membuka akses yang dapat menunjang aktivitas ekonomi.

Rumah Layak Dihubungkan dengan Ketahanan Pangan

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie adalah upaya menghubungkan pembangunan rumah dengan penguatan ekonomi keluarga.

Pada sejumlah sasaran rumah tidak layak huni (RTLH), masyarakat tidak hanya memperoleh hunian yang lebih layak. Mereka juga mendapatkan sarana pendukung berupa ayam petelur, budidaya ikan lele dan polybag tanaman produktif.

Konsep tersebut diharapkan mampu membangun ketahanan pangan dari lingkungan rumah tangga. Dengan demikian, halaman rumah dapat dimanfaatkan bukan hanya sebagai ruang tempat tinggal tetapi juga sebagai sumber pangan sekaligus peluang tambahan pendapatan.

BACA JUGA  Rumah Reyot Barlian dan Salami Kini Kokoh Berkat TMMD ke-129 Kodim Aceh Selatan

Pangdam Iskandar Muda juga mendorong masyarakat agar terus mengembangkan pola tersebut melalui semangat gotong royong.

“Bekerja sama dan sama-sama bekerja,” menjadi semangat yang diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan potensi di lingkungan sekitar untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh jumlah infrastruktur yang dibangun. Manfaat pembangunan juga harus mampu dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dan terus berkembang setelah program selesai.

Akses Jalan Perkuat Aktivitas Ekonomi

Pembangunan infrastruktur menjadi bagian lain dari sasaran TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie. Peningkatan akses jalan dilakukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas pertanian maupun perekonomian warga.

Jalan yang lebih baik diharapkan dapat memudahkan masyarakat menuju kebun serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian. Infrastruktur tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di wilayah pedesaan.

“Pembangunan ini bukan semata-mata untuk meningkatkan angka indeks pembangunan daerah, tetapi lebih jauh bertujuan memperkokoh kemandirian ekonomi rakyat agar bangsa yang besar ini tidak terus bergantung kepada bangsa lain,” demikian amanat Pangdam Iskandar Muda.

Karena itu, hasil pembangunan TMMD diharapkan tidak berhenti setelah program ditutup. Pemerintah daerah dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga, merawat dan mengoptimalkan seluruh fasilitas yang telah dibangun.

TMMD Ditutup Serentak di Tiga Wilayah

Penutupan TMMD ke-129 di Desa Lhok Panah menjadi bagian dari penutupan program TMMD ke-129 yang berlangsung serentak di tiga wilayah jajaran Kodam Iskandar Muda.

Ketiga wilayah tersebut yakni Kodim 0102/Pidie, Kodim 0107/Aceh Selatan dan Kodim 0114/Aceh Jaya.

BACA JUGA  Satgas TMMD ke-129 Lengkapi Lima RTLH dengan Lele dan Ayam Petelur

Berakhirnya program selama 30 hari tersebut bukan menjadi akhir dari pembangunan. Hasil yang telah dikerjakan diharapkan menjadi modal awal bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meneruskan berbagai program pemberdayaan.

Brigjen TNI Ali Imran menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan TMMD ke-129.

Ia juga mengingatkan personel Satgas TMMD dan masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Terus jaga kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mengembangkan potensi daerah masing-masing menjadi lebih maju dan sejahtera,dan berpesan kepada warga agar sama sama menjaga apa yang telah di bangun agar pemanfaatannya lebih lama” pesannya.

Usai upacara, Brigjen TNI Ali Imran bersama Forkopimda Kabupaten Pidie menyerahkan sejumlah sarana kontak dan sembako kepada masyarakat Desa Lhok Panah. Bantuan tersebut antara lain sajadah, Al-Qur’an dan peralatan olahraga.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah sasaran fisik TMMD yang telah rampung dikerjakan. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung hasil pembangunan sekaligus memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bagi warga Desa Lhok Panah dan masyarakat di wilayah sasaran lainnya, penutupan TMMD bukan sekadar seremoni. Program tersebut meninggalkan akses jalan yang lebih baik, hunian yang lebih layak dan sarana pendukung kehidupan masyarakat.

Lebih dari itu, TMMD ke-129 diharapkan meninggalkan semangat gotong royong yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Sebab, keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari apa yang berhasil dibangun selama 30 hari. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana hasil pembangunan tersebut mampu dijaga, dimanfaatkan dan dikembangkan masyarakat untuk menciptakan kehidupan desa yang semakin mandiri dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *