Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar perusahaan besar, tetapi juga berbagai bentuk usaha yang dijalankan masyarakat, seperti warung, toko, usaha rumahan, penjualan berani (online), jasa, hingga profesi kreatif seperti pembuat konten dan pelaku ekonomi digital lainnya.
Melalui pendataan ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dunia usaha di berbagai daerah. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan, program pemberdayaan usaha, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Mengusung tema “Sensus Ekonomi 2026: Jawaban Kita, Masa Depan Kita” , kegiatan ini mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus yang bertugas di lapangan.
Masyarakat juga diimbau untuk menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 dengan baik serta mengenali identitas resmi petugas sebelum memberikan keterangan. Dalam pelaksanaannya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengedepankan prinsip TIR , yaitu Terima petugas dengan baik, Isi data dengan benar, dan Rahasia terjaga .
BPS memastikan seluruh informasi yang diberikan responden akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Setiap data yang diberikan akan memberikan kontribusi penting dalam menghasilkan kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperluas kesempatan kerja.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menyambut dan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 selama periode pendataan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Satu data dari kami, untuk Indonesia yang lebih baik. Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026.
