Wabup Aceh Besar Ajak Semua Pihak Bersinergi Lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat langkah pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggalakkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri, saat membuka Sosialisasi Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Aula SMK Al Mubarkeya, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (25/6/2026).

Menurut Syukri, percepatan penurunan angka stunting menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, sosialisasi dan penguatan peran orang tua asuh dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program prioritas nasional tersebut.

Ia menjelaskan, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk mewujudkan daerah yang bermarwah, bermartabat, adil, makmur, sejahtera, dan bersyariah dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah.

BACA JUGA  Pj Bupati Harap Pengurus KONI Aceh Besar Komitmen Tingkatkan Prestasi Olahraga

“Sejalan dengan visi dan misi tersebut, maka menjadi program dan prioritas kita adalah mewujudkan pembangunan sumberdaya manusia Aceh Besar yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.

Syukri menegaskan, upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah, dunia usaha, kalangan industri, hingga masyarakat luas agar target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, tantangan pembangunan sumber daya manusia di Aceh Besar masih dihadapkan pada persoalan stunting. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), angka stunting masih menjadi perhatian serius yang memerlukan penanganan berkelanjutan.

BACA JUGA  Wabup Aceh Besar Terima Kunjungan Kerja Kepala KPP Pratama Aceh Besar

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Aceh Besar juga membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi dunia usaha, baik BUMN maupun sektor swasta, untuk berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Besar, Drs Fadhlan, mengatakan kegiatan sosialisasi diikuti oleh kepala OPD terkait, kepala puskesmas, penyuluh keluarga berencana, serta perwakilan dunia usaha.

“Kegiatan kita pada hari ini yaitu sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) merupakan upaya untuk membangun kolaborasi (gotong royong), integrasi program dan kegiatan sehingga dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien untuk mencapai target dan sasaran yang telah ditetapkan,” ujar Fadhlan.

BACA JUGA  Wakil Bupati Aceh Besar Lepas 42 JCH Kloter 5 di Masjid Sibreh

Ia menjelaskan, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari pemberian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, penyediaan sarana dasar seperti rumah layak huni, jamban, sanitasi lingkungan, dan akses air bersih, hingga pendampingan berupa edukasi dan konseling kepada keluarga sasaran.

Fadhlan menambahkan, program serupa telah dijalankan oleh Baitul Mal Aceh Besar yang memberikan bantuan kepada 46 keluarga di 23 kecamatan. Langkah tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Besar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *