DSI Banda Aceh Gelar Safari Dakwah Bahas Kisah Kaum Nabi Luth dan Penguatan Nilai Syariat Islam

BANDA ACEH – Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh kembali menggelar Safari Dakwah (Safda) Malam Ahad sebagai upaya memperkuat syiar Islam dan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahmah, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (25/7/2026) malam, mengangkat tema tafsir Surah Al-A’raf ayat 80–84 yang mengisahkan kaum Nabi Luth.

Safari Dakwah tersebut menghadirkan penceramah Dr. Tgk. Fahmi Sofyan, Lc., M.A. Sementara Imam Salat Isya dipimpin Tgk. Bukhari M. Ali, S.Ag, muazin Tgk. Muhammad Syukur, S.H.I., dan protokol Tgk. Arifuddin AlMakassari.

BACA JUGA  Aulia Afridzal Dorong SMP di Banda Aceh Undang Kadis Syariat Islam Jadi Pembina Upacara

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, mengatakan kegiatan Safda merupakan agenda rutin pemerintah kota dalam memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus mengajak masyarakat semakin memahami nilai-nilai Islam di tengah berbagai tantangan sosial.

Menurutnya, tema yang diangkat dalam kajian kali ini berkaitan dengan kisah kaum Nabi Luth sebagaimana termaktub dalam Surah Al-A’raf ayat 80–84.

“Tema yang diangkat mengisahkan peringatan Allah kepada kaum Nabi Luth atas perbuatan keji, yang relevan dengan upaya Pemko Banda Aceh dalam membentengi masyarakat dari pengaruh LGBT,” ungkapnya.

BACA JUGA  Aulia Afridzal Dorong SMP di Banda Aceh Undang Kadis Syariat Islam Jadi Pembina Upacara

Alimsyah menjelaskan, kajian tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan moral, keluarga, dan generasi muda sesuai dengan nilai-nilai syariat yang berlaku di Kota Banda Aceh.

Ia berharap Safari Dakwah tidak hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama pembinaan akhlak.

Melalui kegiatan ini, Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh juga mengajak masyarakat untuk terus mengikuti majelis ilmu dan kajian keislaman sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman.

BACA JUGA  Aulia Afridzal Dorong SMP di Banda Aceh Undang Kadis Syariat Islam Jadi Pembina Upacara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *