BANDA ACEH – Memasuki masa pensiun bukan berarti berakhirnya kesempatan untuk tetap berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat membekali 65 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan segera mengakhiri masa pengabdiannya.
Pembekalan tersebut diberikan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Purna Tugas yang berlangsung di Aula Hotel Rasamala, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membantu ASN mempersiapkan kehidupan setelah tidak lagi bertugas sebagai aparatur pemerintahan.
Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan apresiasi kepada para ASN atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas pemerintahan.
“Atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak dan Ibu atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama ini,” ucap Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dalam sambutannya saat membuka acara.
Illiza menilai persiapan menghadapi pensiun perlu dilakukan sejak dini. Menurutnya, terdapat tiga hal utama yang harus diperhatikan, yakni kesiapan mental, pengelolaan keuangan, dan keberlanjutan aktivitas produktif.
Ia mengajak para ASN mulai membangun pola kehidupan baru setelah pensiun. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mempererat hubungan keluarga, meningkatkan ibadah, menjaga silaturahmi, serta memperhatikan kesehatan fisik dan mental.
Illiza Ingatkan ASN Kelola Keuangan dengan Bijak
Selain kesiapan mental, pengelolaan keuangan menjadi perhatian penting menjelang masa pensiun. Illiza mengingatkan para peserta agar mampu merencanakan kebutuhan keluarga secara cermat.
Perencanaan tersebut mencakup kebutuhan rutin hingga biaya kesehatan. Ia juga meminta ASN berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Menurut Illiza, dana yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun bekerja harus dikelola secara bijaksana. Dengan begitu, kebutuhan hidup setelah pensiun tetap dapat terpenuhi.
Pengalaman Kerja Bisa Menjadi Modal Usaha
Illiza juga mendorong para ASN agar tidak berhenti produktif setelah memasuki masa purna tugas. Pengalaman dan keterampilan selama bekerja dapat dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai kegiatan yang memberikan nilai ekonomi maupun manfaat sosial.
Beberapa peluang yang dapat dikembangkan antara lain usaha kuliner, perdagangan, pertanian, jasa, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Namun, ia menegaskan bahwa produktivitas setelah pensiun tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan usaha.
“Produktivitas tidak harus diwujudkan melalui kegiatan usaha, tetapi juga dapat dilakukan dengan berbagi ilmu, mendampingi keluarga, dan berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan,” ucap Illiza.
Bimtek tersebut berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema “Mempersiapkan Masa Pensiun yang Produktif, Mandiri, dan Sejahtera melalui Penguatan Mental, Literasi Keuangan dan Kewirausahaan”.
Sebanyak 65 peserta merupakan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) mulai November 2026 hingga November 2027.
Selain mendapatkan materi penguatan mental, peserta juga dibekali literasi keuangan berbasis prinsip syariah dan kewirausahaan. Mereka turut dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke sejumlah UMKM di Banda Aceh untuk mengenal peluang usaha secara langsung.
Melalui pembekalan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap para ASN dapat menjalani masa pensiun dengan lebih siap, mandiri, dan tetap produktif di tengah masyarakat.
