TMMD ke-129 Ditutup Irdam IM Tinjau Langsung Hasil Pembangunan di Aceh Selatan

ACEH SELATAN – Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan tidak berhenti pada seremoni. Usai upacara, Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM) Brigjen TNI Heri Purwanto, SE, M.Sc., turun langsung meninjau sejumlah sasaran fisik yang dikerjakan Satgas TMMD, Kamis (13/8/2026).

Bersama Dansatgas TMMD ke-129 dan jajaran Forkopimda Aceh Selatan, Irdam IM mendatangi beberapa lokasi pembangunan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung hasil pekerjaan sekaligus memastikan fasilitas yang telah dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah sasaran pembukaan jalan. Rombongan melihat kondisi akses yang telah dibuka dan dikerjakan selama pelaksanaan TMMD.

Pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses masyarakat serta memperlancar mobilitas warga. Infrastruktur ini diharapkan ikut mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah sasaran.

BACA JUGA  Pembangunan MCK Dayah Blang Cot Tembus 85 Persen Satgas TMMD Percepat Septic Tank

Dari lokasi jalan, rombongan kemudian bergerak menuju salah satu rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran TMMD ke-129.

Di lokasi tersebut, Irdam IM melakukan pemotongan pita secara simbolis sebagai tanda peresmian rumah yang telah selesai dibangun melalui program TMMD.

Hunian yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini telah berubah menjadi rumah yang lebih layak dan nyaman. Perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.

Peninjauan selanjutnya dilakukan di lokasi pembangunan sumur bor. Fasilitas penyediaan air bersih tersebut juga diresmikan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Irdam IM.

BACA JUGA  Satgas TMMD ke-129 Lengkapi Lima RTLH dengan Lele dan Ayam Petelur

Kehadiran sumur bor menjadi salah satu sasaran penting karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Akses terhadap air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian peninjauan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan TMMD tidak hanya mengejar penyelesaian sasaran fisik. Setiap fasilitas yang dibangun diarahkan untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Jalan dibangun untuk membuka akses dan memperlancar mobilitas. Rumah direhabilitasi agar warga memperoleh hunian yang lebih layak. Sementara sumur bor dihadirkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih.

Ketiga sasaran tersebut menjadi gambaran manfaat TMMD ke-129 yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan Aceh Selatan.

BACA JUGA  TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Resmi Ditutup

Dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD, seluruh fasilitas yang telah dibangun kini menjadi bagian dari aset masyarakat. Karena itu, warga diharapkan ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang.

Sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat selama pelaksanaan TMMD juga diharapkan tetap berjalan. Semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting untuk menjaga hasil pembangunan sekaligus mendorong kemajuan desa.

Peninjauan Irdam IM pada hari penutupan akhirnya menjadi pesan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya tentang selesainya pekerjaan. Ukuran utamanya adalah ketika jalan dapat digunakan, rumah memberikan kenyamanan dan air bersih benar-benar hadir untuk memenuhi kebutuhan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *