Kadisdik Aceh Hadiri Peresmian Revitalisasi Sekolah, Aceh Jadi Prioritas Program Nasional 2026

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, menghadiri peresmian sejumlah sekolah penerima bantuan Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 yang dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, di Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Banda Aceh, Selasa (23/6).

Kehadiran Murthalamuddin dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan di berbagai daerah. Acara itu juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta para kepala sekolah penerima bantuan revitalisasi dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Aceh menjadi salah satu daerah yang mendapatkan prioritas dalam program revitalisasi sekolah nasional tahun 2026, terutama untuk sekolah-sekolah yang terdampak bencana.

BACA JUGA  Pelepasan Pawai Takbir Keliling Idul Adha 1445 H Dihadiri Wakapolda Aceh

“Prioritas kami tahun 2026 adalah revitalisasi sekolah-sekolah yang terdampak bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Prioritas kedua adalah sekolah-sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sedangkan prioritas ketiga adalah sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat,” ujarnya.

Murthalamuddin menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di Aceh. Program revitalisasi sekolah dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

Pada kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga mengapresiasi hasil revitalisasi SLB YPAC Banda Aceh yang kini memiliki fasilitas pendidikan yang lebih baik untuk mendukung layanan bagi anak berkebutuhan khusus.

“keberadaan fasilitas yang lebih baik diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemprov Aceh Terima LHP Semester II 2025 dari BPK RI, Komit Tindaklanjuti Rekomendasi

Selain pembangunan fisik sekolah, pemerintah pusat juga terus memperkuat layanan pendidikan inklusif melalui peningkatan kompetensi guru, penguatan layanan SLB, pendidikan berbasis keluarga, serta pengembangan layanan berbasis komunitas.

“Setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu. Anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Abdul Mu’ti.

Menurut Murthalamuddin, perhatian pemerintah terhadap pendidikan inklusif sejalan dengan upaya yang terus dilakukan Pemerintah Aceh dalam memperluas akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus.

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghapus stigma terhadap anak berkebutuhan khusus dan memberikan dukungan penuh terhadap tumbuh kembang mereka.

BACA JUGA  Bupati Aceh Besar Hadiri HUT ke-42 Semen Andalas, Dorong CSR dan Penyelesaian Sengketa Tanah

“Kita tidak boleh memandang ke sebelah mata anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka harus diterima, didampingi, dan diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi generasi Indonesia yang hebat,” tegasnya.

Terkait program revitalisasi sekolah di Aceh, Mendikdasmen menyebutkan bahwa hingga saat ini hampir 3.000 sekolah telah atau sedang direvitalisasi. Ia optimistis seluruh proyek revitalisasi sekolah tahun 2026 di Aceh dapat diselesaikan sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026-2027.

Program revitalisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan di Aceh sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

“Dengan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan indah, anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan meraih masa depan yang lebih cerah,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *